"If I was given 8 hours to chop down a tree in the forest, I would use 6 hours to sharpen my ax" - Abraham Lincoln

Tuesday, May 2, 2017

Hati Seribu Kali Lipat Lebih Kuat.

Ada saatnya kau benar-benar menyayangi  dirimu sendiri 
Kau berusaha untuk melindungi segenap perasaanmu
Kau berusaha membungkusnya dengan pembungkus terkuat
Kau kunci dengan gembok terbaik

Hingga ada seseorang yang berhasil membukanya
Perlahan-lahan tanpa kau sadari
Dia berhasil memegang kunci itu.

Manusia tetaplah manusia
Dia tidak selamanya benar, dan tidak selamanya juga buruk
Satu hal yang pasti, dia berbuat kesalahan, benar?
Kesalahan yang justru tidak kau harapkan.

Lalu kita tarik garis penghubung dari penggalan-penggalan di atas
Orang mana yang terima disakiti setelah dia bersikeras untuk melindungi
Orang mana yang terima dilepas setelah dia bersikeras untuk menahan

Tapi, sadarlah.
Dia bukan satu-satunya penyebab semua.
Jika kau marah sekarang, kau sesungguhnya bukan marah padanya.
Kau marah pada dirimu sendiri 
Kau terlalu menyayangi dirimu sendiri
Kau terlalu mengasihani dirimu sendiri
Sampai kau tak tega untuk melihat dirimu terluka.

Berdamai dengan diri...
Setelah selesai membaca ini, yaa maafkanlah.  
Terima ini sebagai bagian dari hidup.
Setelah semua bisa kau terima, tersenyumlah...
Lihat kini kau punya hati yang seribu kali lipat lebih kuat.

[draft lama, 24 november 201x, sungguh patah hati berhasil membuatku se-puitis ini]

Wednesday, May 11, 2016

Travelove - Bali (Part 1)


Halo halo. Liburan gak kerasa udah kelar aja. Tapi suasana, memori dan kenangan masih menempel dengan lekat di pikiran. Masih terbawa ke dalam alam mimpi. Libur telah usai, begitu kata kebanyakan orang. Ya. Hal ini membuatku ingin menulis, agar setiap perjalanan yang dilewati boleh saja usai, tapi dia akan tetap tertulis sebagai satu kenangan indah dalam hidup. 
Hidup cuma sekali, wajar jika kita ingin menikmatinya dengan maksimal. Dan selagi kamu masih muda, masih punya banyak tenaga dan semangat, (yaaa walaupun masih menyandang status anak kost yang akhir bulannya harus menyeduh mie instan, energen atau bahkan menenggak promag), kamu harus banget punya satu dua perjalanan indah bersama orang tersayang.

Singkatnya ini cerita perjalanan kami...

6 Maret  2016
Kami berangkat bareng ke bandara Soetta sekitar jam 1. Dikarenakan menghindari macet agar bisa sampai di bandara sebelum jam 4.

Add caption


7 Maret 2016
Pantai Legian - Padma - Kuta
Jadi tanggal 7 kita muter-muterin pantai ini.

hello ini gaya foto jaman kapan ya, ada yg bisa ngajarin gaya lain? haha



we're waiting for sunset
you and sunset, such a perfect

Malemnya motor-an keliling Kuta dan Seminyak. Oya, jadi selama di Bali, kami nyewa motor, harganya sekitar 60ribu-an/hari. Jadi kalau mau jalan-jalan di Bali, mending nyewa motor sampe berapa hari gitu langsung, dijamin puas banget.


8 Maret 2016
Tanjung Benoa - Nusa Dua - Pandawa - Ogoh-ogoh

"Aku mau snorkelinggggg" itu salah satu kalimat yang sering aku ucapkan sebelum ke Bali. Si partner juga mulai pagi udah gak sabar buat menghabiskan seharian ini. Jadilah kami berdua pergi ke Tanjung Benoa. Abis itu rencana bakalan ke Uluwatu, Dreamland beach atau Balangan beach sama Jimbaran. Kami berdua cuma punya modal gmaps dan stalk sini situ instagram @eplorebali.

Di Tanjung Benoa, kami nyobain snorkeling, paralayang, dan jetski. It's really fun. Tapi agak kecewa sih karena spot buat snorkelingnya jelek banget. But paralayang and jetski really give us a super fun experience. Kebayang kan ngelihat Pulau Dewata dari ketinggian berapa puluh meter.

Jadi mau cerita sedikit. Pantai Pandawa sama sekali gak ada dalam list bucket kami. Abis main dari Tanjung Benoa, kami berdua kesasar, bingung mau kemana karena banyak jalan ditutup mau perayaan Ogoh-Ogoh. Dan, bersyukurlah kamu punya partner yang bisa diajak kemana aja dan fleksibel. Hehe. Gak sengaja ngelihat plang kecil ke kanan "Pandawa Beach". Modal nekat, kami ngikutin setiap arah panah tersebut. Gak tau kemana angin akan membawa kami. Halah. Akhirnya kami nyampe disini, semua perjalanan kebayar banget waktu ngelihat air pantai yang biru bersih dan tebing-tebing yang menakjubkan.

Let these pictures show to you...









present you, pandawa.

diajarin soni bikin ginian, tapi gak ngerti maksudnya apa :(



Dan malamnya, kami jalan-jalan keliling Seminyak. Karena besok hari Nyepi, kami mau lihat Ogoh-Ogoh. Perayaan yang biasa dilakukan untuk menyambut Hari raya Nyepi. Jadi mulai dari sore, kami udah ngelihat banyak ogoh-ogoh yang udah diarak-arak. Ini sekitar jam 7-8 malam, padat banget di jalanan. Tapi mulai dari jam 10, jalanan udah sepi banget...




Seru banget seharian itu. Mulai dari paginya ke daerah Ungasan - Uluwatu, main paralayang sama water sport lainnya, kesasar ke Pandawa, Jimbaran ditutup, nyari-nyari Balangan beach, sampai malamnya kami balik ke Seminyak buat ngelihat Ogoh-ogoh. We're so happy! 
Jadi itu dulu yaaaaa ceritanya sampai tanggal 8. I'll tell you more in part two. Thank you for reading. See you!


Tuesday, March 1, 2016

and then i met you!

1 Universe...
8 planets...
7 seas...
196 countries...
7.000.000 people, and i met you...

Lemme tell you something. Once in a lifetime, you will meet someone who changes you, who fills you with memories, who makes you think differently, and makes you know who you are.
Keep them, but don't hold too tight...

People come, and people go.
Sometimes they also changed. 
Just let them. 
The biggest acceptance is not to dwell on the unrepeatable memories of the past, but accept that they only happened once. Only once...

Look to make good memories with others around you, or whom you have to meet...
.

Thursday, October 30, 2014

Tentang Jarak...



Ada satu hal yang pasti. Ada satu hal yang tak bisa ditolak.

Perpindahan. Ada ruang dan jarak tercipta.

Mungkin dulu aku pernah tak sadar bahwa inilah rencana Tuhan.

Aku berpikir semua harus kujalani tanpa alasan.

Di awal kujalani semua sesuka hatiku.

Tanpa pernah berpikir ada perasaan yang sedang ku sakiti.


Seiring waktu berjalan, aku merasa hampa

Aku merasa tidak berperasaan.

Seperti melayang di udara tanpa sayap

Walaupun hidupku seolah tanpa beban, aku merasa tidak lengkap.


Seiring jarak terbentang, aku sadar siapa yang sesungguhnya aku butuhkan.

Aku tertawa, bagaimana mungkin jarak yang dulu kita takuti justru menjadi pemersatu?

Jarak telah membuat segalanya utuh.


Kini...

Anganku telah sama dengan anganmu. Inginku juga sama dengan inginmu.

Saatnya kita bersama menjalaninya, menunggu waktu membuktikan segalanya.


Meski raga tak berdekatan, ingatlah selalu

Saat kau merangkulku, aku juga ada untuk merangkulmu...

Thursday, October 23, 2014

Ngomong DANUS

Sepenggal cerita sepergi dosen dari kelas dan anak-anak mulai ribut.

"Guyssssss" dia Fakhro, ketua kelas ku, orangnya ramai dan lucu, bayangkan saja dia ngomong "guys" sampai panjang banget.
Anak-anak kelas yang baru selesai kuis Ekonomi Makro hanya menoleh dengan harapan kosong, bibir kering, dan muka pucat pasi. Makro telah merenggut segalanya.
Fakhro senyum-senyum manja menatapi kami satu per satu. Sayang sekali tidak ada yang menanggapi Fakhro. Fakhro dengan semangat mengulang untuk kedua kalinya.
"Guyssss, jadi gini....." Fakhro dengan sengaja memotong kalimat agar menimbulkan kesan misterius. Lagi-lagi penonton kecewa.

"Duh tadi yang nomor satu apa ya? Gue lupa kurvanya harus kebalik. AAAAAA" salah seorang teman berlari histeris meninggalkan kelas setelah tau jawabannya salah.

"Temen-temen, gini..." Fakhro berusaha lagi.

"Butuh creambath nih. Pusing banget kuis makro." "Haha, yuk ntar gue temenin." Percakapan-percakapan pribadi terjadi di setiap baris kursi.

"Pening kali kepalaku. Eh eh, daftar panitia jula jazz? Udah kau bikin CV mu?" "Mati lah. Belum pulak lek. Cemana itu?"

"Eheeeem! Hem! hemmmm! Gini guys..." Fakhro mencoba lagi. Kalau aku di posisi Fakhro mungkin aku sudah rolling depan belakang. Pertanyaannya kenapa harus rolling? Jawabannya karena aku belum bisa kayang. Garisbawahi kata belum.

"AAAAAAA" cewek paling cantik di kelas teriak melengking. Zokka, kapten futsal di kelas membawa Sugar Glider, binatang imut menyerupai chipmunk. Spontan kelas menjadi ramai, setengah anak mengerumuni Zokka dengan Sugar Glidernya. Alhasil sang sugar glider bermain seluncuran di lengan anak-anak.

Perasaan Fakhro semakin tertekan.
"Jadi gini guys, kita mau ngomongin Danus. Ada beberapa ide nih, es krim ama jus buah. Gimana?" Fakhro mengencangkan volume suaranya. Danus merupakan singkatan dari Dana Usaha, kegiatan ini sering dibikin mahasiswa untuk mengumpulkan uang, uang itu nantinya dipakai sama keperluan kelas. Kegiatan danus di kampus kami tergolong berhasil, sebulan bisa menghasilkan jutaan rupiah. Tertarik Danus? Serius amat bacanya hehe..
"Katanya mau makrab ke Jepang ya? Hahahahaha." Fakhro mencairkan suasana dengan tertawa miris sambil menatap nanar anak-anak yang bermain sugar glider.
"Malang aja. Karimun Jawa! Lombok lombok!"
Wah sepertinya usaha Fakhro mulai berhasil. "Iya. Tapi kita danus apa dulu?"
"Bikin bakso aja"
"Es krim dah setuju!"
"Gorengan"
"Ah mainstream lu!"
.
.
.
"Jual ginjal."
"Ngaco semua. Udah, kita bikin try out aja."
"Bener. Try out tuh, beuhhh untungnya nyampe jut jut."
 "Ntar gue bentuk panitianya. Kita cari tempat segala macam"

Teman-teman lain masih sibuk sendiri. Fakhro menelan ludah, "Yaudah guys, minggu depan kita ngomongin lagi soal ini. Gue harap semua udah punya ide masing-masing. Semua udah bisa pulang karena semua udah pada ngantuk laper juga kan. Sekian."

Sugar glider Zakko mulai lelah lalu segera masuk ke tas. Anak-anak lain merapikan tas. Ada yang ngelap meja di depan Fakhro karena meja tersebut basah. Ada yang numpahin air. Ada yang langsung keluar bahagia lalu slow motion merangkul temannya. Hari itu berakhir begitu saja.

Danus OH Danus, wacana singkat tentang engkau, walaupun maknanya kecil setidaknya engkau sangat berarti bagi seorang Fakhro.









Friday, January 3, 2014

Selamat Bertemu Lagi!

Aku berpikir aku akan sendirian. Menghabiskan waktu merenung sendirian di kamar. Meskipun sejuta rencana mengisi liburan telah ku gambarkan di benak, rasanya kurang cukup semangat ini untuk mewujudkan semuanya. Terlalu muluk. Haha.

Pikiran ku salah. Hai September ku! Selamat bertemu lagi. Terimakasih buat kehadiranmu. Terimakasih telah menemani natal dan tahun baruku. Terimakasih buat teman barunya yang belum bernama. Dan masih banyak terimakasih-terimakasih lainnya. Maaf jika tahun baru ini kau tidak bersama keluarga karena aku.

Hati-hati buat kepulanganmu besok, kembali ke kotamu, mengejar impian dan cita-citamu dengan semangat yang baru, langkah yang giat, serta hati yang selalu berdoa..


Wahai jarak, terimakasih telah membuat pertemuan kami menjadi lebih berkesan...

Sunday, August 25, 2013

Menyambut Siang

Jika kau selalu menuntut balasan atas cintamu, kau hanya menghadiahkan siksa dan sepi dalam hatimu. Bebaslah mencintai, maka cinta akan datang padamu.
Bukankah cinta tulus yang kau dambakan? 
Wanita, jika saat ini kamu masih dikecewakan oleh cinta, bersabarlah. 
Orang tepat akan diberikan di waktu yang tepat pada orang yang tepat juga. Besarkan hatimu, bersiaplah untuk sesuatu yang tak terduga. 
Bukan ingin menjadi seorang Mario Teguh, sekedar berbincang menyambut siang.

Saturday, May 18, 2013

Bukan Keramik Kacamu

Bersamamu, aku merasa diriku bagai keramik kaca seharga ratusan juta. 
Sadarkah kamu jika aku bisa pecah hanya dalam sekali jatuh?
Memang kau menyayangiku, aku percaya itu, tapi caramu membuatku tersiksa.
Kau menggenggamku erat, menjagaku 24 jam, tidak mengijinkan siapapun melihatku.

Bisakah aku meminta untuk menjadi bola kaki kesayanganmu saja?
Setidaknya aku bebas kemanapun, aku bisa berkumpul dengan orang lain. 
Bahagianya aku tetap dalam awasanmu, dan tetap menjadi sesuatu yang kau jaga dan sayang.
Itu jauh membahagiakan hatiku...


Saturday, December 8, 2012

Bali I'm in Love

19 - 21 Oktober adalah waktu yang teramat singkat untuk menikmati Bali. Mendapatkan kesempatan liburan ke Bali secara gratis menjadi satu catatan indah dalam hidupku. Ingin sekali aku bisa lebih lama disana sehari saja. Belum puas rasanya..

Beberapa foto kenang-kenangan. . .



jalan malam di daerah Kuta


Tanah Lot




Pantai Dreamland


Pura Uluwatu


Kecak - Traditional Dance of Indonesia

Senja di Uluwatu
Dinner - Jimbaran

see you next time Bali, wait me for coming back

Suatu saat nanti aku akan kembali datang Dewata..

Friday, November 16, 2012

Addicted.

Dear Dewa Neptunus, bolehkah aku bergabung menjadi Agen mu?

Monday, July 16, 2012

Pahlawan Generasi Muda

Satu kesempatan emas saya bisa menuliskan pengalaman dalam Lomba Blog yang diselenggarakan oleh Sampoerna School. Dengan mengusung tema "Menjadi Pendidik", saya sebagai seorang siswa membagi pengalaman tentang seseorang yang dengan keterbatasannya berjiwa menjadi pembimbing. Melalui kesempatan ini saya juga mengandaikan diri menjadi seorang pendidik, sehingga yang saya tuliskan sekaligus merupakan harapan saya.

Teringat oleh cerita orangtua saya, dulu guru dan orangtua mereka sangat tegas, mereka tidak segan memukul anak didiknya. Saya sempat bergidik mendengar cerita mereka. Namun mereka menekankan, “Apa yang dihasilkan oleh guru dan orangtua yang tegas tersebut? Sebuah kesuksesan. Benih perjuangan. Benih keseriusan.” Memang benar adanya. Kita bisa lihat sekarang. Tidak sedikit pemimpin yang layak menjadi panutan. Tapi sekarang kita tidak tinggal di era itu lagi, apakah harus dengan kekerasan lalu menghasilkan benih yg akan berbuah ranum? Tidak, karena tanpa itupun sudah seharusnya generasi muda sekarang menjadi calon pemimpin masa depan. 

Sebagai seorang siswa, kami sangat mengidolakan sosok panutan yang memberi semangat. Dan untungnya saya dapatkan itu ketika SMA. Salah seorang guru saya, tepatnya beliau mengajar kimia. Beliau sangat komunikatif dalam mengajar, komunikasi dua arah terjalin baik. Dia tidak segan-segan bercanda atau ngelucu ketika kami (murid-murid) terlihat jenuh. Apalagi jika kebetulan beliau mengajar pada les jelang pulang sekolah, tak jarang beliau memaksa kami berdiri lalu nyanyi sambil joget-joget kecil, lagu kesukaannya adalah Topi Saya Bundar dan Burung Kakaktua. Tak bisa disangkal, atmosfir kelas langsung segar, lupa dengan rasa lapar atau bosan yang sebelumnya menyerang. 

Terlintas di pikiran, bukankah seorang guru yang komunikatif dan akrab dengan murid biasanya menjadi guru yang gampang ‘dipermainkan’ oleh murid? Ini satu pemikiran yang umum. Tak jarang seorang guru dilema dengan hal ini. Menurut cerita seorang guru kepada saya, di satu sisi seorang guru ingin bisa dekat dengan murid tapi di sisi lain mereka juga tidak mau murid menyamakan diri dengan mereka.  
Dan hal itu ditepis oleh guru kimia saya. Dibalik kehangatan yang selalu beliau tebar, beliau juga tegas kalau memang ketegasan itu diperlukan. Ketika belajar, belajar! Ketika main, baru main. Dan ketegasan beliau kami respon dengan positif. Disaat yang serius, kami semua serius. Disaat bercanda, barulah bercanda. Dengan begini, pelajaran bisa benar-benar diserap. Suasana kelas yang dibawa oleh beliau terasa ringan namun berharga. Sehari saja ketinggalan pelajaran beliau, rasanya rugi sekali. Tak ayal, beliau menjadi guru favorit di sekolah tempat saya belajar.

Praktikum Kimia
Ketika belajar, belajar! Ketika main, baru main. Dan ketegasan beliau kami respon dengan positif. Disaat yang serius, kami semua serius. Disaat bercanda, barulah bercanda.

Menghukum sambil bercanda




Di era yang berkembang, tak sedikit dari kami sebagai siswa terlena dengan kemudahan yang ditawarkan. Kebanyakan kami menganggap semuanya mudah dicapai. Ini juga yang ditakutkan orangtua kami. Kami menyadari itu, tapi kami ingin mencicipi sebagian kemudahan itu, hingga akhirnya kami terjebak menjadi seorang yang malas dan tak mau berusaha. Hanya saat belajar di sekolah lah kami lepas dari teknologi handphone dan internet karena ada guru dan peraturan yang mengawasi. Beruntung dengan adanya metode pendidikan terbaru yang menggunakan teknologi sebagai pemandu belajar buat siswa, kami diberi peluang/andil. Guru yang bijak adalah guru yang bisa melihat peluang. Melihat kami yang tidak bisa lepas dari teknologi, guru-guru sering meminta bantuan kami, bahkan tak jarang mereka minta diajari oleh kami bagaimana cara membuat presentasi atau slide. Dengan adanya kesibukan baru, kami bisa perlahan lepas dari internet yang kebanyakan kami pakai untuk hal kurang penting seperti main game atau keasikan chatting. Awalnya kami tidak sadar kalau dengan cara itu guru kami berusaha menghilangkan candu kami pada hal tersebut.
Setelah lepas dari candu tersebut, kami menyadari. Disamping mendidik moral kami, ternyata guru juga telah memotivasi kami untuk menghasilkan sesuatu yang baik. Dan inilah sosok yang sebenarnya sangat dirindukan oleh siswa. 
Untuk itulah kami rindu seorang pembimbing, bukan sekedar penasehat.
Kami rindu seorang pengabdi, bukan sekedar profesi.
Kami rindu seorang motivator, bukan sekedar orator.
Adakah dari kalian yang rela menjadi pelita dalam kegelapan kami?
Adakah dari kalian yang mau menjadi embun penyejuk dalam kehausan kami?
Karna tanpamu, bagaimana masa depan kami?

 Keterangan : Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Sampoerna School of Education

Tuesday, July 3, 2012

Coz i won't give up!

Semakin banyak hal yg bikin aku bertambah dewasa. Semakin banyak hal yang kini aku mengerti.
Berharap.? Ternyata berharap kepada manusia sama saja merelakan diri terluka.

Aku apa-apa bukan karna tanpa kamu, tetapi aku bukan apa-apa karna tanpa Tuhan.
Kini, aku tau ada sisi tegar yang ternyata aku miliki. Ketegaran yang aku yakini datangnya dari DIA.

Aku tetap berdiri. Disini. Dan akan segera berlari.
Berlari mengejar ketinggalan.
Karna aku tidak akan pernah menyerah apalagi berdiam melihatmu menertawai aku.

Sunday, March 25, 2012

RANDOM

Monica suka nulis. Monica suka tulisan. Baca nulis apapun itu disukai Monica.
Saat ini, perasaan saya terlalu penuh untuk dituliskan satu-persatu.
Tulisan ini juga begitu, dia terlalu mudah diungkapkan tanpa peduli perasaan si penulisnya.

Ngomong-ngomong...
Kamu pilih mana? Bahagia atau Senang?
Beda emang? Beda teman.
Gini, kalo bahagia itu datang dari diri-sendiri. Gak ada yang bisa mempengaruhi perasaan tersebut.
Rasa syukur dalam diri lah yang mendatangkan bahagia itu.
No matter kita udah disakitin atau dihina, kita tetap bahagia. Gimana tuh?
Jujur susah guys, aku sendiri sering ngalamin yang namanya down, rasa disakiti, pengennya mellow2, itu perasaan dan memang wajar, tapi bukan berarti kita harus terus berkubang di kehitaman tersebut, ada saat dimana kita harus berpikir "Aku kok begok banget begini?" "Aku kok mau sih begini gara2 itu orang? Ah mungkin memang sifat dia yang begitu." "Aku sedih buat siapa? Hanya nyakitin diri aku."

Gimana dengan senang? Senang itu hanya perasaan yang sementara, seperti rasa suka. Dia seperti uap yang meng-amnesia-kan perasaan dan pikiran kita. Cepat lenyap, gak abadi sifatnya.
Kadang aku sendiri terlena dan menjadi manja dengan kode-kode di hati aku yang berkata "Aku bisa senang KALAU..........."
Mengharap orang lain selalu baik sama kita itu MUSTAHIL.
Mengharap situasi selalu berpihak sama kita itu MUSTAHIL.

Terkadang apa yang kita pikirkan tidak runtut dengan hati maupun tindakan. Kata-kata yang baru saja kita dengar dan menyejukkan bisa begitu mudah terlupa. Bukankah begitu? Saat kita mulai mencerna kembali semuanya, kita terlambat. "Ah kenapa aku nangis semalam? Harusnya aku gak boleh lemah. Nyesal nyesal!!!"
Nyesal kan udah jadi korban perasaan?

Apa yang kamu pilih? Intinya sebenarnya bukan diantara pilihan bahagia atau senang, tetapi ada atau tidaknya rasa bersyukur dalam hati.
Sebelum kamu menyesali, jangan pernah sesali setiap jalan kehidupan yang telah Tuhan rancang untukmu. Percaya, percaya dan tetap percaya bahwa semua yang terjadi itu yang terbaik! Kamu dihina, disakiti, bahkan dikecewakan, ambil sisi positifnya. Maafkan mereka. Cintailah dirimu. Serahkan ke Tuhan.
Dan..
Lihatlah betapa hebat dan kuatnya dirimu ketika kamu mampu mengendalikan semuanya.
Kebahagiaan itu anugerah Tuhan dan keluarnya dari dirimu sendiri.
Go Ahead :)

Sunday, March 11, 2012

Sweet 17'th :)

Tanggal 14 Februari kemarin, semua orang merayakan hari kasih sayang bersama kerabat, pacar, ataupun keluarga, dimana bertepatan dengan hari ulang tahunku. Ulang tahun ke 17..
Aku sendiri gak ada buat acara spesial. tapi temen-temenku yang membuatnya spesial. (terharu)

Dapat kejutan..

pasrah dilempari terigu, telor, kecap, air.

lari-lari :D

tadaaaaaa..

dinyanyiin lagu
make wishes

Aku berdoa dalam hati agar setiap orang yang bersama ku mendapatkan kebahagiaan dan perlindungan dari Tuhan. Aku sayang kalian semua.. Thanks God for the beloved gift..
HAPPY BIRTHDAY MONCI ^^

Saturday, February 11, 2012

Sandal Jepit VS High Heels ?

Selamat hari minggu blogger.. 
Aku baru aja jalan-jalan seantero dunia maya.. Dan jeng jeng jeng.. Aku menemukan satu artikel.. Bagus.. Jadi aku udah ijin sama pemiliknya buat repost..
Silahkan dibaca.. 

Disebuah toko sepatu di kawasan perbelanjaan termewah di sebuah kota , nampak di etalase sebuah sepatu dengan anggun diterangi oleh lampu yang indah. Dari tadi nampak si high heels dengan posisinya, sesekali dia menoleh ke kiri dan ke kanan untuk memamerkan kemolekan designnya, haknya yang tinggi dengan warna nude semakin menambah kemolekan yang dimilikinya.

Pada saat jam istirahat, seorang pramuniaga yang akan makan siang meletakkan sepasang sandal jepit tidak jauh dari letak sang high heels.
“Hai sandal jepit, sial sekali nasib kamu, diciptakan sekali saja dalam bentuk buruk dan tidak menarik”, sergah sang high heels dengan nada congkak.
Sandal jepit hanya terdiam dan melemparkan sebuah senyum persahabatan.

“Apa menariknya menjadi sandal jepit ? Tidak ada kebanggaan bagi para pemakainya, tidak pernah mendapatkan tempat penyimpanan yang istimewa, dan tidak pernah disesali pada saat hilang, kasihan sekali kamu”, ujar sang high heels dengan nada yang semakin tinggi dan bertambah sinis.
Sandal jepit menarik nafas panjang, sambil menatap sang high heels dengan tatapan lembut, dia berkata
“Wahai sepatu yang terhormat, mungkin semua orang akan memiliki kebanggaan jika memakai sepatu yang indah dan mewah sepertimu. Mereka akan menyimpannya di tempat yang terjaga, membersihkannya meskipun masih bersih, bahkan sekali-sekali memamerkan kepada sanak keluarga maupun tetangga yang berkunjung ke rumahnya”. 
Sandal jepit berhenti berbicara sejenak dan membiarkan sang high heels menikmati pujiannya.

“Tetapi sepatu yang terhormat, kamu hanya menemaninya didalam kesemuan, pergi ke kantor maupun ke undangan-undangan pesta untuk sekedar sebuah kebanggaan. Kamu hanya dipakai sesekali saja. Bedakan dengan aku. Aku siap menemani kemana saja pemakaiku pergi, bahkan aku sangat loyal meski dipakai ke toilet ataupun kamar mandi. Aku memunculkan kerinduan bagi pemakaiku. Setelah dia seharian dalam cengkeraman keindahanmu, maka manusia akan segera merindukanku. Karena apa wahai sepatu?. Karena aku memunculkan kenyamanan dan kelonggaran. Aku tidak membutuhkan perhatian dan perawatan yang spesial. Dalam kamus kehidupanku, jika kita ingin membuat orang bahagia maka kita harus menciptakan kenyamanan untuknya”, Sandal jepit berkata dengan antusias dan membiarkan sang high heels terpana.

“Sepatu! Sahabatku yang terhormat, untuk apa kehebatan kalau sekedar untuk dipamerkan dan menimbulkan efek ketakutan untuk kehilangan. Untuk apa kepandaian dikeluarkan hanya untuk sekedar mendapatkan kekaguman.”  High heels mulai tersihir oleh ucapan sandal jepit.
“Tapi bukankah menyenangkan jika kita dikagumi banyak orang”, jawab high heels mencoba mencari pembenaran atas posisinya..
Sandal jepit tersenyum dengan bijak “Sahabatku! ditengah kekaguman sesungguhnya kita sedang menciptakan tembok pembeda yang tebal, semakin kita ingin dikagumi maka sesungguhnya kita sedang membangun temboknya”

Dari pintu toko nampak sang pramuniaga tergesa-gesa mengambil sandal jepit karena ingin bersegera mengambil air wudhu. Sambil tersenyum bahagia sandal jepit berbisik kepada sang sepatu
“Lihat sahabatku, bahkan untuk berbuat kebaikanpun manusia mengajakku dan meninggalkanmu”
High heels menatap kepergian sandal jepit ke mushola dengan penuh kekaguman seraya berbisik perlahan “Terima kasih, engkau telah memberikan pelajaran yang berharga sahabatku, sandal jepit yang terhormat”

Wednesday, January 25, 2012

Tham's Birthday Party

19 Januari kemaren sahabat ku ulang tahun.
Ayo, ucapin dulu yok.. SELAMAT ULANG TAHUN. SELAMAT 17 TAHUN YA..
Tamara namanya, cantik orangnya, rajin menabung juga, gak sombong lagi, tapi agak bau kaos kaki, haha! gak deng, bercanda..

Jadi pas hari ulang tahun nya sih biasa aja, belum ada sesuatu nya. Tamara juga jalan-jalan sama pacarnya.
Dan lagian pesta ulang tahun nya diadain tanggal 21, hari Sabtu.
Tiba-tiba aku dan vera (shbt ku yg satu lg) ngerencanain buat kejutan di pesta ulang tahunnya.
Gimana kejutannya? Tunggu dulu.. Aku dan Vera menghubungi Pacar nya Tamara, dan dia pun setuju.
Trus gimana kejutannya??!! Tunggu dulu.. Baca aja, santai dulu..

Hari Sabtu pun tibaaaaa...
Aku pulang ngajar jam 6 sore, buru-buru mandi, siap-siap. Pura-pura ngesms tamara..

aku : tham :'(
tamara : apa ?
aku : sori aku gbisa dteng, udah mw imlek, gda orang dirumah, jd aku yg terpaksa disuruh bresi rumah. sori banget :'( hari senin kita ketemu ya..
selang 10 menit kemudian..
tamara : PARAH X KELEN YA
*yess!! rencana berhasil*
Tamara juga ngehubungi vera, tapi vera dengan sadisnya gak balas sms dia, gak angkat telepon dia. *good!

Untunglah ada yang nganterin aku.. Nuel.. Aku berterima kasih ke Nuel, kalo gak ada dia semua rencana juga gak akan berhasil.. ^^
Aku diantarin dulu nyari kado. Aku, vera ngasih boneka mopi yg empuk banget buat dipelukin. Aku sendiri pengen. Kado dapat! Cao.. Next, kami beli tart.. Cake tart dapat! Cao lagi..
Langsung ngebut ke Binaling (tempat ultah dirayain) , Nuel nya gak bisa ikut karena ada janji sama mamanya. Ketemu sama pacar nya tamara. Kami bertiga langsung ngeluarin cake, pasang lilin. Sial, anginnya kenceng banget, lilin lilin kecil nya mati terus.
Jalan lah kami ke perkumpulan Tamara. Setelah mendekat, kami nyanyi Happy Birthday Thamcik. Happy Birthday Thamcik. Happy Birthday, happy birthday, happy birthday Thamcik.. Tamara nya ngambek, dia duduk aja sambil nundukin kepala, padahal keluarga nya udah berhore ria menyambut kami, i guess maybe she cried. Aku langsung meluk dia.. Trus dia berdiri, aku, vera, dan iyok (pcr tamara) nyanyi lagi sampe capek, dan disitu suara kami lari total, mungkin jantung kami juga berdebar debar sangkin senangnya.
tamara : kalian jahat x. hiks hiks..
vera, mon, iyok : iiii, nangis dia..
tamara : makasi ya wei..


masih ngambek nih

tiup lilin :)

hihihi, cengengesan juga akhirnya
Setelah acara haru-haruan selesai, kita langsung ke acara yang ditunggu-tunggu.. apalagi kalo bukan, makan-makan..


karoke-an

 aku, vera, tamara, iyok


aku, vera, tamara :)


Yang terakhir, ini tampang Tamara sebelum aku, vera, iyok dateng

mutung banget..

Tamara, selamat ulang tahun yaa.. Semoga kamu makin dewasa, makin pintar, dan semua yang kamu impikan dimudahkan jalannya oleh Tuhan..
Semua yang aku, vera, iyok lakukan, bukan karna kita jahat kok, hehe, tapi karena kita sayang sama mu.. Semoga ulang tahun yg ke 17 ini bisa kamu ingat selalu.. :)

Selamat 17 Tahun Tamara ! ! !